Bagaimana Cara Membuat Vermikompos?

Pelajari cara membuat kascing langkah demi langkah: Ubah sampah organik menjadi kompos kaya nutrisi dengan cacing tanah untuk taman yang subur atau peningkatan hasil pertanian.

Hasil yang lebih baik untuk pertanian Anda atau mendapatkan taman hijau yang subur dapat dilakukan secara alami melalui proses pembuatan kascing. Vermicomposting adalah proses yang menghasilkan pupuk alami yang sangat efektif menggunakan sampah organik dan cacing tanah. Proses ini dapat dilakukan baik dalam skala kecil maupun besar, di halaman belakang rumah atau di lahan pertanian.

Di sini, kita akan menggali lebih dalam proses pembuatan kascing, langkah demi langkah.

Proses Pembuatan Vermicomposting

Vermicomposting umumnya mencakup tahapan-tahapan penting, dan masing-masing tahap tersebut dijelaskan di bawah. 

Tahap 1: Menyiapkan

  • Tetapkan ruang yang tepat: Agar proses ini berlangsung secara efektif, diperlukan ruang yang tepat dengan drainase yang akurat dan kegelapan. Selain itu, Anda juga harus bisa mengatur kondisi suhu.
  • Pilih spesies cacing yang tepat: Untuk pembuatan kascing, cacing merah (Eisenia fetida atau Eisenia andrei) biasanya bekerja paling baik.
  • Siapkan wadah/tempat sampah/lubang: Wadah/tempat sampah kayu atau lubang besar yang digali di peternakan dapat digunakan sebagai wadah untuk proses ini. Itu juga perlu memiliki ventilasi yang baik dan pemeliharaan kelembaban.
  • Kumpulkan dan persiapkan bahan alas tidur: Bahan seperti parutan karton, kertas, atau kombinasi bahan berkarbon tinggi (misalnya daun, sedotan, dll.) dapat digunakan sebagai bahan alas tidur. Alas inilah yang menjadi tempat tinggal cacing saat mengolah sampah. 

Tahap 2: Isi lubangnya

  • Lapisi bejana: Pertama-tama, bahan alas tidur harus ditambahkan (setidaknya sedalam 6 inci) ke dasar wadah atau lubang.
  • Tambahkan sampah organik: Mulailah melapisi sisa-sisa dapur, seperti kulit telur, gilingan kopi, serta kulit buah dan sayur, di atas alas tidur. Gunakan juga kotoran sapi jika Anda bekerja di peternakan dan mudah dijangkau. Harap jangan menambahkan apa pun yang dapat menarik hama, seperti daging, produk susu, atau makanan berminyak.
  • Tambahkan cacing: Masukkan cacing di atas sisa makanan. Mulailah dengan populasi yang sesuai dengan ukuran lubang dan jumlah sampah organik.

Langkah 3: Pemeliharaan

Pemeliharaan kascing

  • Pemberian makan: Lanjutkan menambahkan sisa makanan. Cacing hanya bisa mengonsumsi sebanyak itu dalam sehari, jadi jangan memberi mereka makan secara berlebihan.
  • Kelembapan yang cukup: Jaga agar alas tidur tetap terasa sedikit lembap namun tidak terlalu basah. Air dapat disemprotkan sesekali untuk menjaga suasana tetap berkabut namun tidak basah kuyup.
  • Aerasi: Untuk menjamin aerasi yang memadai, balikkan atau tiup alas tidur dari waktu ke waktu. Ini menghambat bau dan membantu proses penguraian.

Langkah 4: Manajemen krisis

  • Pantau kondisi: Terus periksa suhu, bau, dan kadar air sesering mungkin.
  • Menangani masalah: Tambahkan lebih banyak alas tidur, kurangi kelembapan, atau hindari sisa makanan tertentu jika tempat sampah berbau tidak sedap, terlalu basah, atau banyak serangga.

Langkah 5: Memanen

  • Tunggu kompos: Seiring waktu, cacing akan mengubah bahan organik dan alas tidur menjadi kompos kaya nutrisi dengan memakannya.
  • Pisahkan cacing dari kompos: Kosongkan wadah dari isinya dan ganti dengan alas tidur baru dan sisa makanan untuk mengumpulkan kompos. Anda dapat mengumpulkan kompos yang sudah jadi dari sisi yang lain karena cacing akan berpindah ke sisi berikutnya dengan makanan.
  • Pemanfaatan kompos : As pupuk alami dan pengkondisi tanah, kompos yang terkumpul kini cocok digunakan di ladang atau kebun.

Kesimpulan

Kita harus mendorong agar proses ini benar-benar dimasukkan dalam kehidupan kita, bukan sekadar melakukan penelitian lebih lanjut. Selain memberi Anda taman yang lebat dan hijau atau hasil panen yang lebih baik, ini adalah metode yang efektif untuk memecahkan masalah pembuangan sampah organik di seluruh dunia.

Artikel Terakhir untuk Anda

Rahasia Pupuk Kapas

Mengungkap Rahasia Pupuk Kapas: Panduan Komprehensif

Temukan rahasia untuk meningkatkan hasil kapas dengan panduan kami tentang penggunaan pupuk yang optimal untuk pertumbuhan yang sehat dan panen yang melimpah.

Bagaimana Penggunaan Pupuk Mempengaruhi Siklus Nitrogen

Bagaimana Penggunaan Pupuk Mempengaruhi Siklus Nitrogen

Temukan bagaimana pupuk berdampak pada siklus nitrogen, memengaruhi pertumbuhan tanaman, kesehatan tanah, dan lingkungan. Pelajari tips penggunaan berkelanjutan.

Pupuk Tanaman Dalam Ruangan

10 Pupuk Tanaman Dalam Ruangan Terbaik untuk Tanaman Hias yang Berkembang

Temukan 10 pupuk tanaman dalam ruangan terbaik untuk tanaman hias yang subur dan sehat, termasuk pilihan organik dan tips penerapan untuk pertumbuhan yang dinamis.

id_IDIndonesian